Cita-Cita LMAN 10 Tahun ke Depan, Ini Tanggapan Direktur Rentfix.com

Rentfix.comLembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) berkomitmen dalam mengoptimalkan aset negara yang telah tertuang dalam cita-cita LMAN dalam 10 tahun ke depan. Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungan Kementerian Keuangan ini akan lebih banyak menciptakan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang diwudujkan menjadi marketplace aset negara.

Mantan Direktur Utama (Dirut) Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari yang kini telah menjadi juru bicara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah mengatakan bahwa dalam 10 tahun ke depan, LMAN bercita-cita untuk bekerja lebih banyak dengan bantuan teknologi AI untuk asset surveillance (pengawasan aset) dan menjadi marketplace aset negara dengan seizin Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu.

Roadmap 10 tahun ke depan, LMAN ingin bekerja dengan teknologi artificial intelligent untuk asset surveillance. Kedua, LMAN ingin melakukan digital marketing. Kalau DJKN merestui, kita ingin bisa menjadi marketplace untuk mengoptimalkan lebih banyak lagi aset negara,” kata Rahayu Puspitsari pada acara Dialogue Kita, di kantor LMAN, Menteng Jakarta.

Rahayu Puspasari melanjutkan, ide untuk menjadi sebuah marketplace bisa dipenuhi dari sisi fungsi advisory atau konsultansi LMAN kepada klien pengguna aset negara seperti Kementerian/Lembaga (K/L), Badan Layanan Umum (BLU), dan Pemerintah Daerah (Pemda). LMAN berharap, aset-aset yang tidur bisa dioptimalkan dengan baik atas kajian yang diberikan LMAN pada klien-kliennya tersebut. Ia juga berharap, rencana ini bisa dilakukan kolaboratif dengan pihak swasta.

“Caranya dengan fungsi advisory kita sebagai konsultan. Kita sudah inisiasi secara manual terhadap klien kita seperti Kementerian Lembaga (K/L), Badan Layanan Umum (BLU), Pemda. Kita memberikan advice atau kajian atas aset.

Aset tersebut kita assess, konsepnya, penghitungan keuangannya seperti apa kita kaji. Kita berharap, pengguna aset negara bisa bergerak lebih pasti. Kalau kita mengembangkan fungsi advisory dan peran LMAN sebagai arranger, kita bisa make it happen. Jadi, aset-aset idle bisa optimal. Kami berharap upaya ini bisa kolaboratif terutama dengan swasta,” terang Rahayu Puspasari.

Menanggapi hal tersebut Direktur PT Real Estate Teknologi (Rentfix.com) mengatakan bahwa LMAN telah melakukan langkah yang sangat tepat yaitu dengan teknologi AI guna menjadikan aset negara menjadi sebuah marketplace properti.

“Melalui marketplace digital teknologi merupakan salah satu cara yang mutakhir dan tepat dalam mengoptimalkan aset negara. Seperti platform yang kini kami kembangkan yakni Rentfix.com. Saat ini kami bersinergi dengan LMAN guna mengoptimalkan aset potensial negara dalam sebuah marketplace properti digital” pungkas Effendy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *