Optimis Bangun Langkah Kesuksesan di Tubuh LMAN

Rentfix.com – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kian Optimis dalam membangun langkah kesuksesan dalam mengotimalisasi aset negara. Langkah kesuksesan tersebut ditempuh dari sepak terjangnya pada tahun 2015-2017 dengan melalukan stage I start-up dan lunch dengan penguatan organisasi meliputi SDM kompeten berbasis spesialis, infrastruktur hukum fundamental, tata kelola organisasi, reorganisasi dan inisiasi Enterprise Risk Management (ERM).

Menurut Deputy Director Utilization Property I Yanuar Utomo sejak awal pembentukannya pada 16 Desember 2015 mandat utama yang diberikan adalah sebagai operator pengelola barang dalam mengoptimalkan aset negara yang masih belum optimal. Hal itu menjadi rintangan dalam upaya mengoptimalisasikan aset secara efektif karena manajemen properti memerlukan ruang gerak yang lebih luas untuk berbagai terobosan dan fleksibilitas.

LMAN menerapkan langkag-langkah pencapaian dengan perluasan portopolia dengan penyusunan integrated asset analysis, pengembangan skema-skema kerjasama aset dan optimalisasinya, show case asset solution atau advisori untuk kementerian/lembaga (K/L) dan Badan Layanan Umum (BLU) dan melakukan peningkatan asset leverage yakni kajian asset repurpose atau asset recycle.

Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kemenkeu ini, terus meningkatkan program kerjanya pada 2017-2018 dengan stage II strengthen meliputi penguatan organisasi, manajemen kinerja dan talenta, hybrid employment dan specialist group, digital office, inisiasi GRC, pemutakhiran perangkat hukum ataupun kebijakan.

Tahun 2017-2018 lalu LMAN kembali berhasil melakukan perluasan portopolio dengan sistem pengembangan portopolio berkelanjutan, meliputi portopolio review, asset solution, atau advisori untuk kementerian/lembaga (K/L) dan Badan Layanan Umum (BLU), dan melakukan peningkatan asset leverage dengan kajian skema land value enhancement tanah Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Tak sampai disitu, tahun 2018-2019 LMAN melakukan stage II dan accelerate dengan menjalankan penguatan organisasi, otomasi proses kerja, factory of property spesialist, inisiasi pengembangan artificial intellegence untuk menajemen properti,” terang Yanuar Kepada Rentfix.com, (31/03/20).

LMAN terus menjalankan perluasan portopolio dengan melakukan penguatan fungsi, portopolio asset solution pada kementerian/lembaga (K/L) dan BLU, dan asset intellgence, dan peningkatan asset leverage yang dilakukan denganpiloting asset repurpose untuk aset komersial, leveraging aset kelolaan atau K/L. Memasuki rencana konsep 2015-2029, LMAN terus bekerja untuk pendayagunaan aset negara yang optimal untuk mendukung Indonesia sebagai negara Higher Income pada tahun 2030,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *