Penting! Ini Tata Cara Penggunaan Masker yang Benar Menurut Pakar

Rentfix.com – Dokter Pakar dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI RSUP Persahabatan Erlina Burhan memaparkan tata cara menggunakan masker yang baik dan benar. Menurut Erlina, masker tidak akan berfungsi baik apabila tidak dipasang sesuai aturan.

Cara pertama yang harus dilakukan adalah masker harus dipasang menutupi hidung dan mulut. “Kalau perlu bagian paling bawah dari masker ini sampai ke bawah dagu ditarik dan bagian atas tasnya juga ditekan sehingga karena itu ada kawat elastis di bagian atas masker bedah ini ditekan mengikuti teksur hidung,” kata Erlina saat konferensi pers di Graha BNPB, Seperti dikutip dari Kompas.com Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Erlina melanjutkan, cara melepas masker juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Untuk melapas masker cukup dengan memegang tali masker kemudian lepaskan. Setelah melepas masker juga harus mencuci tangan.

“Jangan memegang maskernya, kemudian jangan lupa ini jangan merasa aman setelah memakai masker lalu melepaskan masker langsung aman, tidak,” ujar dia. “Ada lagi tata caranya adalah bahwa setelah melepaskan masker tetap harus mencuci tangan,” lanjut Erlina.

juga mengingatkan bahwa makser hanya untuk petugas kesehatan, orang yang sakit, orang yang sedang mengurus orang sakit dan orang yang berada di tengah kerumunan. Karena itu, ia berharap masyarakat untuk tidak memborong masker untuk kepentingan pribadi. “Jadi sekali lagi ingat pakai masker hanya bila batuk ya atau kalau memang tidak ada masker lakukanlah etika batuk,” ungkap Erlina.

Cita-Cita LMAN 10 Tahun ke Depan, Ini Tanggapan Direktur Rentfix.com

Rentfix.comLembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) berkomitmen dalam mengoptimalkan aset negara yang telah tertuang dalam cita-cita LMAN dalam 10 tahun ke depan. Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungan Kementerian Keuangan ini akan lebih banyak menciptakan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang diwudujkan menjadi marketplace aset negara.

Mantan Direktur Utama (Dirut) Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari yang kini telah menjadi juru bicara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah mengatakan bahwa dalam 10 tahun ke depan, LMAN bercita-cita untuk bekerja lebih banyak dengan bantuan teknologi AI untuk asset surveillance (pengawasan aset) dan menjadi marketplace aset negara dengan seizin Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu.

Roadmap 10 tahun ke depan, LMAN ingin bekerja dengan teknologi artificial intelligent untuk asset surveillance. Kedua, LMAN ingin melakukan digital marketing. Kalau DJKN merestui, kita ingin bisa menjadi marketplace untuk mengoptimalkan lebih banyak lagi aset negara,” kata Rahayu Puspitsari pada acara Dialogue Kita, di kantor LMAN, Menteng Jakarta.

Rahayu Puspasari melanjutkan, ide untuk menjadi sebuah marketplace bisa dipenuhi dari sisi fungsi advisory atau konsultansi LMAN kepada klien pengguna aset negara seperti Kementerian/Lembaga (K/L), Badan Layanan Umum (BLU), dan Pemerintah Daerah (Pemda). LMAN berharap, aset-aset yang tidur bisa dioptimalkan dengan baik atas kajian yang diberikan LMAN pada klien-kliennya tersebut. Ia juga berharap, rencana ini bisa dilakukan kolaboratif dengan pihak swasta.

“Caranya dengan fungsi advisory kita sebagai konsultan. Kita sudah inisiasi secara manual terhadap klien kita seperti Kementerian Lembaga (K/L), Badan Layanan Umum (BLU), Pemda. Kita memberikan advice atau kajian atas aset.

Aset tersebut kita assess, konsepnya, penghitungan keuangannya seperti apa kita kaji. Kita berharap, pengguna aset negara bisa bergerak lebih pasti. Kalau kita mengembangkan fungsi advisory dan peran LMAN sebagai arranger, kita bisa make it happen. Jadi, aset-aset idle bisa optimal. Kami berharap upaya ini bisa kolaboratif terutama dengan swasta,” terang Rahayu Puspasari.

Menanggapi hal tersebut Direktur PT Real Estate Teknologi (Rentfix.com) mengatakan bahwa LMAN telah melakukan langkah yang sangat tepat yaitu dengan teknologi AI guna menjadikan aset negara menjadi sebuah marketplace properti.

“Melalui marketplace digital teknologi merupakan salah satu cara yang mutakhir dan tepat dalam mengoptimalkan aset negara. Seperti platform yang kini kami kembangkan yakni Rentfix.com. Saat ini kami bersinergi dengan LMAN guna mengoptimalkan aset potensial negara dalam sebuah marketplace properti digital” pungkas Effendy.

Harvest City Beri Hadiah Istimewa Untuk Pemilik Rumah Pertama di IPEX 2020

Rentfix.comHarvest City mempersembahkan First Home First Love di Perhelatan Pameran Indonesia Properti Expo di Jakarta Convention Center pada tanggal 15 – 23 Februari 2020. Ada banyak promo menarik yang dihadirkan oleh Harvest City seperti diskon booking fee hingga 50%, cicilan hanya 2 jutaan, Free DP, Free biaya-biaya, dan Free AC. Lalu, khusus untuk pemilik rumah pertama Harvest City pun memberikan hadiah istimewa.

Harvest City merupakan kota mandiri seluas 1.350 hektar berlokasi di depan Taman Buah Mekarsari. Sebagai sebuah kota mandiri, Harvest City memberikan fasilitas lebih dibanding proyek perumahan lainnya. Saat ini Harvest City sudah dilengkapi dengan fasilitas Harvest Walk, Festival Oriental, Lamtoro Karting, Restaurant Saung Apung, dan Restaurant Hobbit Hills, dan yang terbaru Narma Toserba dan Gerai KFC.

Harvest City merupakan sebuah mahakarya dari konsorsium 3 pengembang besar yaitu Grup Suryamas Dutamakmakmur, Grup Duta Putra Mahkota, dan Kalindoland. Lokasi Harvest City berdekatan dengan rencana pembangunan tol Cimanggis – Cibitung dan LRT Cibubur. Untuk menambah kenyamanan, Harvest City memiliki angkutan umum khusus di dalam kawasan dan JR Connexion menuju Mangga Dua dan Blok M.

Cluster Sweet Hortensia merupakan cluster terbaru dari Harvest City berlokasi di Districk Sakura. Cluster ini memiliki gaya hunian Jepang modern berspesifikasi tinggi dan dekat dengan fasilitas Sakura Eat and Treat. Cluster Sweet Hortensia terdiri dari 2 tipe, Sanvitalia dan Solandra.

Tipe Sanvitalia memiliki luas tanah 66 meter persegi dan luas bangunan 30 meter persegi, untuk tipe Solandra memiliki luas tanah 72 meter persegi dan luas bangunan 36 meter persegi. Untuk mengetahui lebih banyak lagi mengenai kemudahan, kenyamanan, dan promo menarik, segera kunjungi booth Harvest City di Indonesia Properti Expo Hall A no 16.