Cara Sederhana Agar Tetap Sehat Saat Berpuasa

Rentfix.com – Menjalani ibadah puasa terkadang membuat sebagian kalangan yang menjalani merasa lemas dan cepat mengantuk. Meski demikian, ada berbagai trik yang bisa dilakukan agar bisa tetap segar dan sehat selama berpuasa. Seorang dokter yang juga kreator aktif di TikTok, Dion Haryadi, memberikan berbagai tips sehat selama puasa ramadan yang mungkin dapat diterapkan.

Ciptakan kebiasaan baik

Menurut dokter asal Batam ini, bulan puasa adalah waktu yang tepat membangun kebiasaan baik, dengan target yang jelas dan perencanaan yang matang. Contohnya, kurangi konsumsi minuman manis dimulai dengan menurunkan frekuensi minum dari kali perhari, jadi dua kali per minggu.

Jangan langsung berbuka dengan makanan berat

Dengan menjalankan puasa, frekuensi makan akan otomatis berkurang, begitu pun kalori yang masuk ke tubuh akan berkurang dan berat badan pun bisa turun. Adapun yang sering terjadi, saat berbuka banyak orang yang langsung makan berat dan banyak. Oleh karena itu, dr Dion menyarankan untuk cukup minum air putih dan buah yang tinggi serat dan gula seperti kurma untuk mengembalikan kadar gula darah.

Mengatur porsi gizi seimbang

Untuk mendapatkan tingkat gizi seimbang dan mengenyangkan, dr Dion menyarankan untuk membagi piring menjadi enam bagian. Dua bagian untuk karbohidrat, satu bagian untuk sumber protein seperti daging, ikan, ayam, dan lainnya. Selanjutnya, dua bagian untuk sayur-sayuran, dan satu bagian untuk buah-buahan.

Pilih menu sahur

Saat sahur, sebaiknya tidak makan menu dengan glycemic index atau kadar gula yang terlalu tinggi, sehingga saat berpuasa nanti penurunan kadar gulanya tidak menurun terlalu drastis. Caranya, dengan menggabungkan makanan dengan glycemic index yang tinggi seperti nasi putih, dengan glycemic index rendah seperti daging dan sayuran.

Jangan malas bergerak

Saat pandemi Covid-19 ini, merupakan momentum yang pas untuk lebih memperhatikan aktivitas fisik, meskipun hanya berjalan-jalan di dalam rumah ataupun membersihkan kamar. Oleh karenanya, dr Dion menyarankan waktu yang tepat untuk berolahraga adalah 30 menit sebelum buka puasa atau 2-3 jam setelah berbuka dengan makanan berat. Namun, tidak perlu olahraga yang berat, cukup yang berintensitas rendah dan sesuai dengan kemampuan masing-masing seperti dilansir dari BeritaSatu.com.

Cegah Virus dengan Mengkonsumsi Buah dan Sayur

Rentfix.com – Berdasarkan data Riskesdas 2013, sebanyak 93,5 persen masyarakat Indonesia tidak mengonsumsi sayur dan buah dengan jumlah yang dianjurkan. Padahal sayur dan buah merupakan jenis asupan yang wajib dikonsumsi untuk memenuhi pola makan gizi seimbang. Konsumsi buah dan sayur juga terbukti efektif untuk mencegah berbagai penyakit berbahaya, termasuk penyakit Covid-19 yang saat ini mewabah.

Sayur dan buah mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Kedua zat gizi ini memiliki peran, salah satunya sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan salah satu penyebab terjadinya berbagai penyakit dan infeksi. Tak hanya itu, vitamin dan mineral juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang kuat sangat diperlukan untuk mencegah infeksi akibat virus corona.

Selain mengandung vitamin dan mineral, sayur dan buah juga mengandung serat yang dapat menjaga kesehatan pencernaan, mencegah kegemukan, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Saluran pencernaan adalah organ yang menghasilkan kekebalan tubuh. Dengan mengonsumsi serat yang cukup, saluran pencernaan dapat merangsang pertumbuhan bakteri-bakteri baik yang dapat menstimulasi sistem kekebalan tubuh seperti dilansir dari Berita Satu.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara umum menganjurkan konsumsi sayur dan buah-buahan untuk hidup sehat sejumlah 400 gram per orang per hari, yang terdiri dari 250 gram sayur (setara dengan dua porsi atau dua gelas sayur setelah dimasak dan ditiriskan) dan 150 gram buah, (setara dengan tiga buah pisang ambon ukuran sedang atau satu potong pepaya ukuran sedang atau tiga buah jeruk ukuran sedang).

Bagi masyarakat Indonesia terutama balita dan anak usia sekolah dianjurkan untuk mengonsumsi sayur dan buah-buahan sebanyak 300-400 gram per orang per hari. Sementara bagi remaja dan orang dewasa konsumsi buah dan sayur dianjurkan sebanyak 400-600 gram per orang per hari. Sekitar dua-pertiga dari jumlah anjuran konsumsi tersebut adalah porsi sayur.

Cara lain yang lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan buah dan sayur adalah dengan mengisi piring dengan makanan yang berwarna-warni. Dengan bantuan warna Anda dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dari buah dan sayur. Semakin berwarna piring Anda, maka semakin banyak vitamin dan mineral yang Anda konsumsi.

Cara Jitu Tetap Sehat dan Bahagia Saat Karantina Diri di Rumah

Rentfix.com – Pemerintah mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat guna menekan penyebaran wabah virus corona. Selain sering mencuci tangan dengan sabun dan menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), masyarakat juga diminta untuk selalu menjaga jarak atau social distancing. Di luar hal di atas, masyarakat juga diminta untuk mengarantina diri sendiri selama 14 hari. Imbauan pun juga dikeluarkan oleh sejumlah perusahaan agar karyawannya bisa bekerja di rumah atau work from home (WFH). Berikut ini lima cara tetap sehat dan bahagia ketika karantina diri di rumah, seperti dilansir dari DW:

1. Cukup olahraga

photo-1556746834-1cb5b8fabd54.jpg

Olahraga melepaskan bahan kimia dalam tubuh yang membuat kita merasa lebih baik. Selain itu, olahraga juga dikaitkan dengan membaiknya kualitas tidur, berkurangnya stres dan kecemasan, dan meningkatnya memori serta kemampuan kognitif. Marcus Thormann, pemilik pusat kebugaran di Jerman merekomendasikan gerakan moderat selama 30 menit per hari, seperti yang dianjurkan oleh WHO.

“Anda dapat membaginya menjadi tiap 10 menit, yakni 10 menit di pagi hari, 10 di sore hari, dan 10 di malam hari. Ketika Anda menetapkannya sebagai rutinitas harian, maka hari-hari Anda akan terstruktur dengan lebih baik juga,” ujar Thormann. Namun, tunda dulu berolahraga ketika Anda mengalami gejala mirip flu, atau jika merasa lelah.

2. Memenuhi asupan gizi seimbang

photo-1466637574441-749b8f19452f.jpg

Pola makan sehat telah terbukti mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, dan obesitas, serta mengurangi depresi dan kecemasan. Diet seimbang idealnya meliputi berbagai makanan yang kaya vitamin A, B, C, D dan E, dan juga mineral besi, seng dan selenium.

Vitamin B bisa didapati dari mengonsumsi sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, kacang-kacangan, pisang, telur, unggas, dan ikan. Vitamin ini penting bagi otak dan menjadi bahan kimia pembentuk hormon kebahagiaan yaitu serotonin dan dopamin. Kurangnya vitamin B6, B12 dan folat (B9) sering ditemui pada kasus-kasus depresi.

Selain itu, penting juga untuk menjaga kesehatan pencernaan yang terbukti memiliki dampak luar biasa pada suasana hati dan perilaku. Prebiotik dan probiotik, yang ditemukan dalam makanan fermentasi seperti kefir (minuman segar yang biasanya terbuat dari susu kambing dengan rasa asam dan sedikit pahit), tempe, sauerkraut (olahan kol), kimchi dan yogurt dapat mengurangi peradangan, meningkatkan mood dan fungsi kognitif.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, juga mengingatkan agar tidak beralih ke rokok, alkohol, atau obat-obatan lain untuk menghadapi masalah emosi. WHO merekomendasikan untuk berbicara dengan dokter atau psikolog jika Anda merasa segalanya berada di luar kendali.

3. Tidur yang cukup

photo-1520206183501-b80df61043c2.jpg

Tidur sangat penting bagi tubuh untuk memperbaiki sel, membersihkan racun, mengkonsolidasikan ingatan dan memproses informasi. Ada bukti kuat bahwa kurang tidur dapat berdampak besar terhadap kesehatan.

Kurang tidur juga secara negatif dapat memengaruhi konsentrasi, kesejahteraan psikologis, dan bahkan kecerdasan emosi. Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan kronis, seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung.

Sangat penting untuk mempertahankan rutinitas tidur yang teratur agar hari-hari tetap berjalan sesuai pola normal. Jika Anda merasa sulit tidur karena cemas dan khawatir, cobalah untuk membatasi diri dari membaca berita sebelum tidur.

Langkah ini juga dapat membantu mengurangi paparan akibat layar komputer atau telepon genggam di malam hari, karena efek cahaya biru pada retina dapat mengganggu kualitas tidur.

4. Tetap berhubungan sosial

photo-1526045612212-70caf35c14df.jpg

Pada saat seperti inilah kita terasa lebih membutuhkan teman-teman. Bukti menunjukkan bahwa keterhubungan secara sosial sama pentingnya bagi kesehatan seperti juga pola makan, olahraga, dan tidur.

Anda tidak boleh mengadakan pesta makan malam atau piknik pada saat-saat seperti ini. Cobalah buat janji melalui panggilan video. Anda dapat mengatur makan malam virtual seperti lewat aplikasi Zoom, Houseparty, atau Google Hangouts. Atau bisa juga mengajak teman jalan-jalan virtual atau melakukan aktivitas di rumah masing-masing secara bersama, seperti membuat kerajinan atau menggambar.

5. Lakukan kegiatan yang menyenangkan

photo-1556911073-a517e752729c.jpg

Isolasi dan karantina yang berlaku di banyak negara saat ini dapat memberikan kesempatan sempurna bagi banyak orang untuk ambil sedikit jeda dari mengikuti perkembangan berita. Anda mau melakukan apa? Berkebun, memasak, mengisi teka-teki silang, kerajinan, menjahit, belajar bermeditasi, membuat furnitur, membaca tumpukan buku di samping tempat tidur? Sekarang saat yang tepat untuk melakukan semua yang selama ini Anda tunda.

Sumber: Kompas.com, Rentfix.com

Cara Gampang Terhindar dari Flu dan Batuk

Rentfix.com – Saat ini banyak orang yang menderita batuk dan pilek. Penyakit ini sangat mudah menular ke orang sekitar melalui udara. Salah satu penyebabnya dikarenakan cuaca panas terik dan hujan turun secara bergantian dan terjadi tanpa terduga. Untuk itu, menjaga kesehatan dan meningkatkan data tahan tubuh merupakan suatu keharusan agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa tips yang perlu Anda perhatikan agar tetap sehat di musim batuk dan flu:

Olahraga Teratur dan Jaga Kebersihan Tubuh

photo-1452626038306-9aae5e071dd3.jpg

Menurut berbagai penelitian olahraga teratur dapat mencegah peradangan dan penyakit kronis dalam tubuh, mengurangi stres dengan mengatur pelepasan hormon stres, hingga memperlancar sirkulasi sel darah putih yang dapat melawan penyakit (leukosit) yang membantu tubuh melawan flu.

Tak hanya olahraga teratur, membiasakan menjaga kebersihan tubuh dengan mandi setiap hari dan cuci tangan sebelum makan atau menyiapkan makanan, mencuci tangan sebelum menggunakan lensa kontak atau melakukan aktivitas lain yang membuat Anda berhubungan dengan mata atau mulut.

Menutup mulut dan hidung Anda dengan tisu saat batuk atau bersin. Membawa pembersih tangan berbasis alkohol untuk digunakan saat bepergian juga cukup efektif untuk menjaga daya tahan tubuh.

Tidur yang Cukup

photo-1520206183501-b80df61043c2.jpg

Tidur yang cukup merupakan hal yang sangat penting. Tidur minimal delapan jam setiap malam selama periode dua minggu, menunjukkan ketahanan yang lebih besar terhadap virus. Sementara itu, mereka yang tidur tujuh jam atau kurang setiap malam, sekitar tiga persen lebih mungkin untuk tertular virus. Diduga hal ini terkait dengan pelepasan hormon sitokin selama periode tidur yang panjang. Sitokin merupakan sejenis protein yang membantu tubuh melawan infeksi dengan mengatur sistem kekebalan tubuh.

Perbanyak Konsumsi Buah dan Mengonsumsi Sayuran Hijau

photo-1514995669114-6081e934b693.jpg

Mengonsumsi buah terutama yang mengandung vitamin C ternyata dapat menurunkan infeksi pada saluran pernafasan sebanyak 25 persen. Selain vitamin C, vitamin D ternyata juga mempunyai pengaruh terhadap daya tahan tubuh. Pada beberapa orang yang kekurangan vitamin D maka daya tahan tubuh pun juga berkurang, sehingga akan mudah tertular berbagai macam penyakit. Selain buah, sangat baik dan seimbang dilengkapi sayuran berdaun hijau kaya akan vitamin dan mineral yang dapat membantu Anda memenuhi vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Cara Mudah Agar Tetap Sehat Saat Musim Hujan

Rentfix – Ketika musim hujan tubuh rentan terserang berbagai penyakit. Seperti penyakit flu ataupun demam. Guna mencegah berbagai penyakit tersebut, Rentfix mengulas cara agar tetap sehat saat musim hujan, sehingga kita tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan prima.

1. Konsumsi Makanan Sehat

161816_thinkstockphotos464404779.jpg

Mengkonsumsi makanan sehat setiap hari tentu sangat dianjurkan, terlebih saat musim hujan tiba. Sebab, saat musim hujan suhu jadi lebih rendah dan tubuh juga memerlukan banyak kalori untuk menghangatkan tubuh. Tubuh pun perlu banyak asupan nutrisi untuk mencegah terserang penyakit. Jadi, dengan perbanyak makan makanan sehat kaya vitamin C dan antioksidan tentu dapat menguatkan imun tubuh.

2. Jaga Kebersihan Lingkungan

Manfaat-Menjaga-Kebersihan-lingkungan.jpg

Musim hujan membuat badan kita rentan terhadap segala macam penyakit. Jika hujan sangat deras, biasanya akan membawa sampah dari berbagai tempat dan terkadang mengendap di halaman rumah, ini bisa membawa penyakit. Untuk itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan di musim hujan dengan membersihkan rumah dan lingkungan sekitar untuk mencegah penyakit bersarang.

3.Tetap Berolahraga

OR.jpg

Demi mendapatkan tubuh yag sehat kita harus mampu meluangkan waktu untuk berolahraga. Upayakan agar kita tetap berolahraga ketika musim hujan tiba, agar tubuh tetap mengeluarkan kalori dan menjaga berat badan. Kamu bisa melakukan aktivitas tersebut di dalam ruangan, seperti gym, jumping jack, squat, pushup, mountain climber, maupun lari di tempat.

4.Asupan Vitamin C

vit c.jpg

Jeruk, gojiberry, ceri, kiwi, dan bawang putih dikenal sebagai obat yang umum untuk mengatasi flu dan meningkatkan kekebalan tubuh. Mengkonsumsi buah kering alami dengan kandungan Vitamin C juga membantu mengobati banyak masalah kesehatan umum seperti diabetes, demam, tekanan darah tinggi, dan masalah mata terkait usia. Untuk itu, asupan vitamin C sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

5.Minum Air Putih Cukup

minum-air-putih.jpg

Minum air putih secukupnya saat musim hujan dapat mengendalikan suhu dan cairan tubuh. Dengan begitu, kamu bisa tetap menjaga kesehatan tubuh dengan maksimal. Idealnya, manusia harus minum 10 sampai 14 gelas per hari. Selain itu, minum air putih sangat baik untuk membantu memperlancar saluran pencernaan dan buang air kecil.

Foto: Istimewa