Hindari Lemas Ketika Berpuasa, Ini Tipsnya!

Rentfix.com Saat berpuasa, terjadinya perubahan pola makan serta berkurangnya aktivitas fisik merupakan hal yang wajar terjadi. Karena itu, kita perlu melakukan beberapa penyesuaian, agar kesehatan tubuh tetap terjaga selama bulan Ramadan. Meski puasa identik dengan rasa lemas dan kantuk, bukan berarti kita harus merasakan hal yang sama. Ada beberapa tips puasa sehat yang dapat dicoba agar tubuh senantiasa bugar.

Berikut ini tipsnya, mulai dari saat sahur hingga berbuka seperti dilansir dari Kompas.com

1. Jangan lewatkan sahur

Sama seperti halnya sarapan, sahur juga sangat penting untuk dilakukan. Saat berpuasa, sahur akan membantu kadar cairan tubuh tetap terjaga, serta memberikan energi dan nutrisi yang diperlukan tubuh untuk beraktivitas, hingga waktunya berbuka.

Makan sahur juga dapat mencegah kita makan berlebihan saat buka puasa akibat terlalu lapar. Sahur yang sehat harus memperhatikan asupan yang bergizi seimbang, dan mengandung karbohidrat kompleks, makanan tinggi serat, serta makanan tinggi protein.

  • Karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks bisa kita dapatkan dari oats, kacang-kacangan, dan gandum. Karbohidrat kompleks memerlukan waktu yang lebih lama untuk dicerna tubuh, sehingga Anda bisa kenyang lebih lama.

  • Makanan tinggi serat

Makanan tinggi serat juga memerlukan waktu yang lebih lama untuk dicerna tubuh, sehingga dapat membuat kenyang lebih lama. Anda dapat mengonsumsi kurma, sayur dan buah, gandum utuh, kentang, hingga biji-bijian.

  • Makanan tinggi protein

Makanan tinggi protein seperti telur, keju, yogurt, atau daging, juga dipercaya dapat membantu menyediakan tenaga bagi tubuh untuk beraktivitas seharian, meski sedang berpuasa.

2. Minum cukup air

Kita dapat mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air serta mengonsumsi makanan yang mengandung banyak cairan seperti sup, buah, dan sayuran. Kebutuhan cairan tubuh dapat dipenuhi saat sahur maupun berbuka, untuk mengganti cairan yang hilang saat berpuasa.

3. Lakukan olahraga di waktu yang tepat

Untuk menghindari terjadinya dehidrasi, disarankan untuk menunda olahraga hingga tiba waktunya berbuka puasa. Dengan begitu, tubuh akan berada dalam keadaan terbaiknya dan Anda pun diperbolehkan untuk minum.

Tunggu 2-3 jam setelah makan, untuk mulai berolahraga. Hal ini juga untuk memberikan waktu agar tubuh dapat mencerna makanan tersebut dengan sempurna. Jangan lupa untuk banyak minum air saat sedang, maupun setelah berolahraga, untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

4. Jangan makan terlalu banyak saat berbuka

Meski saat berbuka semua makanan terlihat menggiurkan, kita perlu ingat untuk tidak berlebihan makan maupun minum saat berbuka. Mulai kegiatan berbuka dengan mengonsumsi makanan ringan seperti kurma dan air putih, sebelum mengonsumsi makanan berat.

Kurma adalah sumber energi yang baik bagi tubuh. Buah yang satu ini juga membantu mengeluarkan enzim pencernaan, sebagai persiapan untuk masuknya makanan ke tubuh. Kita juga disarankan untuk tidak makan terlalu cepat dan memberikan waktu bagi tubuh, mencerna makanan yang masuk.

5. Konsumsi makanan sehat saat sahur dan buka puasa

Kita juga boleh menghadiahi diri sendiri dengan makanan manis dan berlemak. Hanya saja, jangan mengonsumsi makanan tersebut terlalu banyak. Perlu diingat, kita hanya memiliki sedikit waktu untuk makan dan minum saat bulan puasa.

Sehingga, kita juga memiliki waktu yang lebih sedikit untuk memberikan asupan yang sehat serta mengandung gizi seimbang, bagi tubuh. Hal ini membuat konsumsi makanan serta minuman sehat sangatlah penting, saat sedang berpuasa.

Menjaga pola makan yang dilakukan saat puasa tidak hanya dapat memberikan dampak jangka pendek untuk kesehatan. Kebiasaan ini juga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang, karena dapat membantu tubuh terhindar dari berbagai macam penyakit seperti diabetes, jantung, dan obesitas.

Oleh karenanya, tips puasa sehat di atas dapat diaplikasikan sehari-hari, selain di bulan Ramadan. Selain itu, jangan lupa rutin berolahraga, untuk menjaga kebugaran tubuh.

Inilah Cara Tepat Menyusun Makanan di Tengah Pandemi Covid-19

Rentfix.com – Selama berada di rumah dalam rangka menjalankan social distancing di tengah pandemi Cobid-19, Anda harus menjaga tubuh tetap sehat. Berbagai cara dilakukan, mulai dari berolahraga rutin, tidur cukup, mendapatkan cukup sinar matahari hingga mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang sebaiknya dilakukan saat makan utama maupun saat mengonsumsi camilan. Dengan demikian, tubuh bisa mendapatkan lebih banyak zat gizi yang diperlukan tubuh untuk menjaga kekebalan tubuh. Hal ini dapat lebih mudah dipenuhi dengan menyusun menu terlebih dahulu.

Menurut ahli nutrisi, Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD, terdapat 5 hal yang perlu diingat dalam menyusun menu makanan sehari-hari, yaitu:

  1. Adequacy: Usahakan menu makanan mengandung cukup nutrisi penting untuk menjaga diet yang sehat. Jangan lupa bahwa gaya hidup sehat terdiri dari 70% asupan gizi dan 30% olahraga.
  2. Balance: Terapkan pola makan yang seimbang dengan rekomendasi konsumsi 40-60% karbohidrat, 20-30% lemak, dan 15-20% protein.
  3. Calorie control: Jaga jumlah kalori dalam menu makanan. Kurangi makanan yang minim nutrisi dan mengandung kalori berlebih.
  4. Density of nutrition: Prioritaskan makanan yang mengandung nutrisi tinggi dan jauhi makanan yang kurang sehat.
  5. A bit of everything: Usahakan variasi dalam menu makanan sehari-hari. Semakin bervariasi bahan makanan yang disajikan, maka semakin lengkap asupan gizi yang akan Anda dapatkan. Sebab tak ada satu jenis bahan makanan pun yang mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Agar lebih mudah, Anda bisa mengingat cara menyusun makanan di atas dengan cara menyusun menu A B C D E.

Tak lupa, sediakan juga makanan sumber serat, seperti buah dan sayur yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan pencernaan. Perlu diketahui, bahwa sekitar 70% komponen sistem kekebalan tubuh terdapat di dalam usus. Saat Anda mengonsumsi serat yang memiliki sifat prebiotik, maka serat tersebut akan merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam saluran pencernaan. Bakteri inilah yang akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Jadi, pencernaan yang sehat bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh seperti dilansir dari Berita Satu.

Tak kalah penting, perhatikan juga cara pengolahan makanan. Beberapa bahan makanan yang mengandung gizi baik akan menjadi tak baik akibat pengolahannya yang melibatkan banyak lemak yang tak baik bagi tubuh. Itulah sebabnya, Anda perlu memvariasikan pengolahan makanan, misalnya dengan mengukus, tim, atau panggang yang lebih sehat daripada menggoreng menggunakan minyak.