Pindah Rumah Baru, Ini 6 Perawatan yang Harus Dilakukan

Rentfix.com – Ketika memiliki rumah baru, Anda pasti ingin secepat mungkin dapat menempatinya. Rumah baru boleh jadi memberikan semangat kehidupan yang bagi Anda dan keluarga.

Namun, sebelum menempati rumah baru, terdapat sejumlah hal penting yang harus Anda lakukan. Jika melewati hal penting ini, rumah baru yang Anda idamkan sejam lama justru akan menjadi ancaman karena terdapat sarang hama, dan hewan liar lain.

Melansir Point2homes, berikut enam pemeriksaan dan perawatan yang wajib dilakukan sebelum menempati rumah baru:

1. Periksa kayunya

Pergilah berkeliling rumah untuk memeriksa semuanya mulai dari kusen jendela dan pintu hingga kasau dan furnitur. Kayu apa pun yang kering dan rapuh dapat mendorong timbulnya rayap, sebaiknya bersihkan rumah Anda dari hama ini sebelum memindahkan barang-barang. Pastikan untuk melihat ke luar, setiap bagian kayu rumah Anda setidaknya berjarak satu inci dari tanah. Kayu mentah yang tertanam di tanah dapat segera menjadi tempat berlindung bagi semut dan rayap, yang akan memakan kayu lembap dan mendapatkan akses ke rumah Anda.

2. Periksa lemari Anda

Sebelum Anda memasukkan peralatan makan baru ke dalam lemari dapur, perhatikan baik-baik ke dalam dan pastikan untuk membersihkannya secara menyeluruh. Tikus dan hewan pengerat lainnya dapat segera pindah ke rumah yang kosong, dan area gelap ini seringkali menawarkan pesta kecil berupa remah-remah dan makanan lama yang belum dibersihkan dengan benar. Periksa kotoran, kayu yang dikunyah, dan lubang di bagian belakang.

3. Tutupi retakan pondasi

Lihatlah sekeliling luar rumah Anda, berikan perhatian khusus pada fondasinya. Anda sedang mencari celah atau lubang yang pada dasarnya berfungsi sebagai gerbang bagi makhluk besar dan kecil untuk mendapatkan akses. Lubang yang lebih besar dapat ditutup dengan busa dan alat lainnya untuk mencegah tikus dan tikus masuk, sementara retakan yang lebih kecil dapat diisi dengan dempul. Periksa juga seluruh bagiannya, baik di dalam maupun di luar untuk memastikan tidak ada sarang di bawah sana, serta menutup celah atau lubang yang mungkin ada di sana.

4. Jelajahi loteng

Pergilah ke loteng di sebelah untuk memeriksa keberadaan makhluk yang bersarang. Dari kelelawar dan lebah hingga burung dan rakun, loteng yang tertutup rapat adalah tempat yang populer bagi hama untuk bersarang. Karena biasanya lokasi tersebut hangat, gelap, dan lembab. Meskipun ada di atas, busa tersebut dapat menimbulkan kerusakan yang merugikan pada rumah Anda. Sekali lagi, busa yang mengembang dapat digunakan untuk menutup lubang atau celah yang lebih besar. Juga periksa apakah kasau kayu dalam keadaan baik dan tidak kering dan rapuh, atau lembab.

5. Ganti kasur

Jika pemilik sebelumnya telah meninggalkan kasur lama mereka, ada baiknya untuk menukarnya. Kutu busuk adalah risiko yang sangat serius, dan begitu mereka masuk ke pakaian Anda yang lain, mereka sulit untuk disingkirkan. Selanjutnya Anda juga dapat mencuci semua pakaian, seperti baju, celana, handuk dan yang lainnya.

6. Bersihkan halaman rumah

Meskipun Anda salah satu orang beruntung yang membeli rumah dari seseorang yang merawat pekarangan dengan baik, ada baiknya mencobanya kembali. Periksa hewan yang menggali, sarang tawon, sarang rayap, sarang semut, dan tanda-tanda hama lainnya. Pangkas semua pagar tanaman, pohon, atau semak yang tumbuh terlalu tinggi, terutama jika berada di dekat rumah, dan potong rumput dengan baik untuk memastikan tidak ada yang bersembunyi di bawahnya. Jika ada kolam atau fitur air lainnya, periksa apakah airnya tidak tergenang, dan pastikan tindakan anti nyamuk berkembang biak sudah dilakukan. Dikutip dari Kompas.com.