Agar Makin Produktif dan Nyaman di Rumah, Contek Desain Ruang Kerja ala Skandinavia Ini

Rentfix.com – Sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia, keberadaan ruang kerja di rumah mungkin dianggap tidak begitu penting bagi sebagian besar orang. Namun, situasi berbalik saat berbagai institusi dan perusahaan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi para karyawannya. Kebijakan itu diterapkan sebagai upaya untuk mengurangi dan memutus penyebaran Covid-19.

Kondisi tersebut membuat sebagian orang mulai mendedikasikan waktu untuk membenahi ruang kerja di rumah. Alasannya sederhana, rumah tidak seperti kantor yang memang dirancang khusus untuk bekerja. Selain itu, menurut Principle Designer Fabelio Projects, Miftahuddin Nurdayat, orang perlu fokus dan konsentrasi yang tinggi agar dapat memberikan hasil yang maksimal saat bekerja di rumah.

“Untuk dapat mewujudkan itu, dibutuhkan kenyamanan dalam tata ruang kerja,” lanjutnya seperti diwartakan Kompas.com, Rabu (19/8/2020). Selain memperhatikan prinsip-prinsip ergonomi, ruang kerja di rumah perlu memiliki estetika yang membangkitkan rasa nyaman sehingga orang bisa betah berlama-lama di sana.

Gaya interior Skandinavia

Jika merasa bingung dalam merancang ruang kerja di rumah, Anda bisa coba melirik gaya interior ala Skandinavia. Gaya interior Skandinavia adalah konsep desain yang populer diterapkan di negara-negara Eropa Utara, seperti Norwegia, Denmark, Swedia, dan Islandia. Konsep tersebut lahir sekitar 1950-an di Eropa Utara.

Melansir iDEA (12/2/2020), corak interior khas ini lahir untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan di tengah keterbatasan sumber daya yang ada. Secara umum, gaya interior Skandinavia identik dengan penggunaan unsur putih dan warna-warna terang. Gaya ini pun dikenal dengan penggunaan furnitur-furnitur minimalis yang memiliki sentuhan aksen natural, seperti kayu.

Sentuhan minimalis dan natural tersebut menghasilkan kesan yang simpel serta hangat pada ruangan. Hal itu dinilai dapat membangkitkan semangat dan nyaman saat bekerja. Maka dari itu, konsep desain ala Skandinavia ini bisa jadi salah satu alternatif tepat untuk rancangan ruang kerja di rumah. Berikut adalah beberapa hal yang Anda perlukan untuk menerapkannya.

1. Dinding putih

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengecat dinding ruang kerja dengan warna putih. Hal ini penting untuk mendapatkan nuansa minimalis khas Skandinavia. Namun demikian, Anda bisa tetap berkreasi dengan warna lain.

Anda bisa menambahkan sedikit elemen hitam pada perabot-perabot kecil, seperti bingkai foto, jam dinding, atau lampu meja. Dengan mengombinasikan warna tersebut, nuansa ruangan lebih bervariasi, tetapi tidak menghilangkan kesan lembut dan minimalis.

2. Elemen kayu

Seperti telah disebutkan sebelumnya, gaya Skandinavia identik dengan elemen natural. Anda bisa mengaplikasikan elemen itu dengan menggunakan furnitur berbahan kayu, seperti kursi, meja, atau rak penyimpanan. Selain memberi nuansa yang segar dan hangat, warna cokelat kayu mudah menyatu dengan warna putih dari dinding. Elemen natural ini pun dapat menciptakan kesan bersih dan simpel.

3. Sentuhan ornamen

Meski menganut prinsip minimalis, Anda bisa tetap menaruh beberapa ornamen agar ruang kerja di rumah lebih “berwarna”. Salah satu ornamen yang bisa Anda taruh adalah pajangan-pajangan unik, seperti mural, lukisan kecil, atau simbol sederhana. Usahakan untuk tidak menempatkan pajangan tersebut di sisi yang terlalu tinggi agar tampilannya lebih dinamis.

Dengan demikian, Anda memiliki pemandangan yang bisa dilihat saat bekerja di rumah sehingga stres dapat sedikit berkurang. Itulah beberapa elemen desain interior khas Skandinavia yang bisa diterapkan di ruang kerja rumah Anda. Namun demikian, jangan terburu-buru membeli perabotan dan furnitur untuk mengisi ruang kerja Anda.

Agar hasilnya sesuai dengan keinginan Anda, pastikan untuk mempertimbangkan berbagai aspek, seperti luas dan kondisi ruangan sebelum merombaknya. Juga, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan profesional seperti Fabelio Projects untuk mewujudkan konsep ruang kerja yang Anda inginkan.

Fabelio Projects merupakan jasa layanan untuk kebutuhan desain interior. Anda akan dibantu desainer berpengalaman untuk merancang home office, mulai dari desain awal hingga pembangunan ruangan (design and build).

Anda tidak perlu repot memikirkan proses pembangunan karena Fabelio Projects menyediakan layanan menyeluruh. Terlebih, Anda bisa berkonsultasi dahulu terkait konsep dan anggaran secara gratis. Anda pun dapat merealisasikan ruang kerja impian sesuai anggaran yang dimiliki.

Tingkatkan Produktivitas Di Rumah, Rentfix Ajak Masyarakat Pasang Properti Gratis

Pasang listing gratis merupakan program yang diberikan Rentfix untuk masyarakat Indonesia dalam mengisi aktivitas yang produktif dan menyenangkan selama #DiRumahAja

Rentfix.com – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) menghimbau masyarakat untuk sementara waktu melakukan physical distancing, yaitu menjaga jarak fisik dengan orang lain. Selama physical distancing, WHO juga menyarankan untuk melakukan berbagai aktivitas yang produktif dan menyenangkan.

Nah, bagi kamu yang #dirumahaja, selain dapat menikmati quality time bersama keluarga dan work from home (WHF). Ada banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan agar tidak bosan. Salah satunya adalah layanan pasang listing gratis di platform Rentfix. 

Pasang listing gratis adalah program yang akan menemani Anda dan keluarga selama #dirumahaja dalam masa pandemi corona. Cara pasang listing pun sangat mudah. Anda dapat daftar melalui aplikasi Rentfix mobile dan juga mengunjungi halaman website Rentfix.com untuk melakukan registrasi. Kemudian dalam beberapa menit Anda langsung terdaftar sebagai user Rentfix dan bisa segera pasang properti secara gratis.

Beragam tipe properti dapat Anda pasang mulai dari kategori Rentfix Business yang meliputi gudang, kios, ruko, toko, kantor, coworking space. Kemudian Rentfix Stay yang terdiri rumah, apartemen, dan vila. Dan terakhir Rentfix Inventory (pergudangan). “Momen Work From Home (WFH) dapat digunakan secara produktif bagi masyarakat untuk meningkatkan pasang properti gratis sebanyak-banyaknya. Selain gratis masyarakat pun nantinya akan memiliki revenue dari properti yang disewakannya,” ujar Direktur PT Real Estate Teknologi (Rentfix.com) Effendy Tanuwidjaja.

Layanan ini bisa digunakan oleh siapa saja dimana saja. Mereka dapat pasang properti sebanyak mungkin dengan tipe apa saja tanpa batas waktu alias gratis selamanya. Lebih lanjut Effendy menjelaskan properti yang nantinya tersewa, pihaknya hanya akan mengenakan cost 1 persen dari proses transaksi yang berhasil melalui Rentfix. Sisanya 99 persen dikembalikan kepada pemilik properti. Sangat mudah, efesien dan efektif. Menariknya lagi, untuk dapat menjangkau pasar properti yang luas, Rentfix membuka jalinan kerjasama dengan para developer, agen maupun platform properti lainnya sebagai mitra atau partnership.

Sampai saat ini platform yang populer dengan sewa menyewa propertinya ini memiliki puluhan mitra diantaranya Eraprima Daan Mogot, Padina, Puri Orchard, Cengkareng Business City, Boutique Office, AKR Tower. Lalu untuk coworking space ada Ruang dan Tempo, Mula Indonesia (Galeria Jakarta), Greenhub, Urbanspace, dan Dreamhub. Kemudian adapula kantor agen properti diantaranya Prop2Go, More Property, Lexus, dan Seven Star Property.

4 Tips Produktif Bekerja dari Rumah (Work From Home)

Rentfix.com – Perusahaan di seluruh dunia telah memberlakukan sistem pekerjaan jarak jauh. Mulai dari Google, Microsoft, Twitter, Hitachi, Apple, Amazon, Chevron, maupun Spotify adalah perusahaan global yang, dalam beberapa waktu terakhir, meluncurkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home ( WFH) di tengah penyebaran Covid-19.

Di sisi lain, meskipun Anda seorang pekerja pemula atau veteran WFH, inilah yang perlu Anda lakukan untuk tetap produktif. Memindahkan pekerjaan ke rumah menjadi hal yang realistis dan normal bagi sebagian besar pekerja untuk sementara waktu lantaran Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah resmi menjadikan wabah virus corona sebagai pandemik seperti dilansir dari Kompas.com.

Beberapa karyawan akan bekerja dari rumah untuk pertama kalinya, yang berarti mencari tahu bagaimana tetap mengerjakan tugas di lingkungan baru yang mungkin tidak cocok dengan produktivitas. Tetapi, ada beberapa cara untuk meningkatkan produktivitas agar hasil kerja maksimal, dari menyiapkan ruang kerja yang baik hingga cara Anda berbicara dengan tim Anda. Berikut caranya:

1. Tetap menghidupkan komunikasi tim

photo-1423666639041-f56000c27a9a.jpg

Virus corona atau bukan, kunci untuk bekerja dari rumah adalah komunikasi yang jelas dengan bos Anda dan tahu persis apa yang diharapkan dari Anda. “Miliki target dan harapan yang sangat jelas untuk komunikasi sehari-hari,” kata Barbara Larson, Profesor Manajemen di Northeastern University Boston.
“Tanyakan manajer Anda apakah mereka tidak keberatan memiliki panggilan selama 10 menit pada awal hari dan akhir hari untuk berkoordinasi. Sering kali, manajer tidak memikirkannya,” kata dia.

Sebab, kebanyakan pekerja menghabiskan waktu di dekat bos mereka, artinya komunikasi itu mudah dan tanpa usaha. Tetapi, hal itu berbeda dengan pekerjaan jarak jauh terkadang ada gangguan komunikasi karena belum terbiasa dengan komunikasi secara virtual. Misalnya, perusahaan Anda mungkin tidak memiliki seperangkat alat siap pakai untuk pekerja jarak jauh, seperti aplikasi obrolan Slack atau aplikasi konferensi video Zoom.

Tetapi bahkan bagi mereka yang terbiasa, bekerja dari rumah bisa terasa tidak terstruktur dan terisolasi. Tahun lalu, sebuah studi terhadap 2.500 pekerja jarak jauh oleh agen pengembangan merek online Buffer menemukan bahwa kesepian adalah tantangan kedua yang paling banyak dilaporkan, dialami oleh 19 persen responden.

Kesendirian dapat membuat orang merasa kurang termotivasi dan kurang produktif. Jadi, ketika Anda berkomunikasi dengan bos dan tim dari rumah, ada baiknya jika sebanyak mungkin komunikasi entah itu tatap muka atau virtual seperti panggilan video, Skype, Zoom. “Di luar pandangan, di luar pikiran bisa menjadi masalah nyata bagi pekerja jarak jauh,” kata Sara Sutton, CEO dan pendiri FlexJobs, situs daftar pekerjaan jarak jauh. “Pekerja jarak jauh terbaik akan menjangkau rekan kerja dan manajer secara teratur melalui berbagai alat,” kata dia.

2. Perlakukan itu seperti pekerjaan nyata

photo-1544717302-de2939b7ef71.jpg

Ada juga beberapa tips WFH yang tidak lekang oleh waktu untuk diterapkan. Misalnya, hanya karena Anda dapat bersantai dan bekerja menggunakan piyama tidak berarti Anda harus melakukannya. “Mandi dan berpakaian sopan. Perlakukan itu seperti pekerjaan nyata, ”kata Larson. Jika Anda tidak memiliki ruang kerja di rumah, sebisa mungkin buat ruang khusus untuk pekerjaan. “Tidak memiliki ruang kerja di rumah yang lengkap ketika (orang) mulai bekerja jarak jauh dapat menyebabkan penurunan produktivitas sementara,” Sutton menjelaskan. Dia mengatakan, penggunaan komputer meja membuat lebih produktif kerja di rumah. Jadi alih-alih berbaring di tempat tidur dengan laptop, cobalah membuat suasana yang kondusif. Cara mengatasinya bisa memindahkan meja tempat bekerja ke sudut yang jauh dari gangguan, dan menyediakan kursi, seperti yang dilakukan di meja kantor.

Ini juga berfungsi sebagai sinyal penting bagi mereka yang tinggal bersama Anda bahwa Anda sedang ‘bekerja’. “Buat batasan di dalam rumah yang dipahami anggota keluarga Anda,’” kata Kristen Shockley, seorang profesor psikologi di Universitas Georgia. Adanya ruang kerja khusus dapat membuat Anda berkonsentrasi. Dalam sebuah survei terhadap 7.000 pekerja tahun lalu oleh FlexJobs, 65 persen mengatakan, mereka lebih produktif bekerja dari rumah, lebih sedikit gangguan dari rekan kerja, politik kantor yang minimal dan berkurangnya stres karena bepergian.

Namun penting juga untuk memberikan batasan jam kerja. Dalam survei Buffer itu, keluhan WFH yang paling banyak adalah ketidakmampuan untuk memberi batasan saat bekerja. Shockley menyarankan “segues psikologis” yang dapat membantu menempatkan Anda dalam pola pikir yang benar. Seperti kopi 20 menit di pagi hari dan kemudian berolahraga tepat setelah bekerja untuk mengawali dan menutup hari. “Bahkan jika pengasuhan anak tidak menjadi masalah, hal itu akan lebih mudah ketika Anda di rumah (untuk berpikir),”kata dia. “Anda harus menempatkan diri Anda dalam kerangka pikiran bahwa Anda benar-benar bekerja,” imbuh dia.

3. Hindari merasa terisolasi

photo-1460794418188-1bb7dba2720d.jpg

Meski demikian, beberapa orang berjuang untuk terbiasa dengan perubahan itu. “Virus corona mendorong semua orang ke dalam jenis kerja ekstrim seperti ini dari rumah,” kata Nicholas Bloom, seorang profesor ekonomi di Stanford University di California yang memberi TED Talks tentang pekerjaan jarak jauh. Dia mengatakan, ada dua jenis pekerjaan dari rumah yakni pekerjaan jangka pendek atau sesekali dari rumah, dan pekerjaan tetap atau penuh waktu dari rumah. “Ini seperti membandingkan latihan ringan dengan pelatihan maraton,” kata dia. Bloom mengatakan hanya 5 persen dari tenaga kerja AS, misalnya, melaporkan bahwa mereka adalah pekerja jarak jauh penuh waktu. Adanya virus corona, tidak jelas berapa lama orang akan di rumah, yang menimbulkan masalah tambahan.

Orang tua, misalnya, akan merasa bekerja lebih keras jika anak-anak di rumah karena sekolah tutup, yang berarti komunikasi yang erat dengan atasan sangat penting. Isolasi yang berkepanjangan juga berpotensi berdampak pada moral dan produktivitas. Itulah sebabnya Larson menyarankan tim mencoba untuk mempertahankan keadaan normal dan persahabatan dengan cara yang tidak konvensional, seperti pesta pizza virtual atau happy hour remote di mana orang menelepon dan berbagi di Slack atau Skype.

“Ini cara yang bagus untuk menjalin ikatan – ini agak aneh, tetapi semua orang merasa aneh, jadi itu menyenangkan,” kata Larson. Sutton juga mendukung gagasan untuk menerjemahkan aktivitas sosial di kantor ke lingkungan online. “Rayakan ulang tahun, berikan pujian publik untuk tujuan yang dicapai dan proyek diselesaikan,” kata dia. “Luangkan waktu untuk percakapan santai dan obrolan yang mencairkan suasana,” kata dia.

4. Tetap semangat

photo-1520333789090-1afc82db536a.jpg

Solusi untuk pekerjaan dari rumah adalah sebanyak mungkin interaksi tatap muka online melalui panggilan video, memberi kabar kepada atasan secara reguler, terutama untuk karyawan yang hidup sendirian dan mungkin merasa lebih terisolasi dan pertemuan rutin tanpa agenda, seperti meraih kopi atau minuman.

Jika Anda seorang atasan, Anda harus memberikan komunikasi yang jelas dan juga penting untuk menjaga moral. “Sangat mudah untuk merasa stres atau tertekan akhir-akhir ini. Tugas Anda adalah menjadi pemandu sorak untuk tim,” kata Larson. Itu sangat penting jika orang akhirnya bekerja dari rumah selama lebih dari beberapa minggu, yang merupakan kemungkinan yang berbeda. “Tetapkan norma semacam itu. Jaga semangat orang-orang,” kata Larson.