Waskita Rilis Tempat Nongkrong Baru di Vasaka Nines BSD City

Rentfix.com – PT Waskita Karya Realty membuka faslitas tempat nongkrong baru di apartemen Vasaka Nines, BSD City. Tujuh peritel kuliner melengkapi tempat nongkrong baru yang disebut Garden by VLCC yang dirancang seluas 500 meter persegi dan dikelilingi oleh komplek hunian serta perkantoran.

Marketing & Sales Director merangkap Plt. Business Development Director PT Waskita Karya Realty Ignatius Joko Herwanto mengatakan tempat hang out ini dibuat dengan nuansa seperti di Bali.

Mengusung konsep “One Stop Living”, diharapkan VLCC dan Apartemen Vasaka Nines bisa melengkapi kebutuhan penghuni secara praktis dan nyaman. Tidak hanya itu, terdapat fasilitas lainnya seperti parking lot yang luas dan nyaman, playground untuk anak-anak, dan klinik kesehatan.

“Tak perlu khawatir di era pandemi seperti ini, pembangunan Vasaka Nines yang dikembangkan Anak perusahaan BUMN, pasti bangun dan pasti jadi,” kata Ignatius dalam siaran pers seperti yang dilansir dari Kompas.com, Kamis (03/06/2021).

Apartemen Vasaka Nines terdiri dari dua menara setinggi 38 lantai yang mencakup 1.218 unit. Varian tipe yang ditawarkan mencakup tipe Studio, 1 Bedroom, 2 Bedroom, dan 2+1 Bedroom dengan total 1.218 unit. Apartemen ini dapat diakses melalui Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 dari arah Pondok Indah dan Jalan Tol Kunciran-Serpong dari arah Tangerang.

Tak Bikin Bosan, Lorong Rumah Bisa Didekorasi Lebih Cantik

Rentfix.com – Hanya karena lorong bukanlah ruang yang tidak memiliki fungsi penting di rumah, bukan berarti Anda harus mengabaikannya.  Justru, lorong rumah bisa jadi menarik dan memiliki fungsi penting jika Anda bisa semaksimal mungkin dalam pemanfaatannya.

Ya, Anda bisa menumpahkan segala ide dan bagaimana caranya mendekorasi lorong rumah agar memiliki fungsi estetika yang berkesan.

Berikut ini empat inspirasi dekorasi lorong di rumah Anda.

1. Manfaatkan barang Anda

Salah satu kunci untuk membuat lorong berfungsi maksimal adalah dengan memanfaatkan barang yang Anda punya.

Barang tak terpakai atau yang sudah sesak diletakkan di ruang lain bisa Anda simpan di lorong rumah tanpa membuatnya terlihat berantakan.

Caranya, pasang pengait atau gantungan kemudian letakkan barang Anda tersebut pada pengait.

Misalnya, Anda punya topi dengan jumlah yang banyak kini bisa diletakkan pada pengait atau gantungan di lorong rumah ketimbang di kamar tidur.

2. Buat galeri dinding

Lihat Foto Galeri dinding (news.com.au) Lorong di rumah Anda takkan memiliki fungsi estetika jika dibiarkan kosong begitu saja tanpa adanya barang apa pun.

Maka dari itu, Anda bisa membuat galeri dinding yang sesuai dengan keinginan sehingga lorong rumah terasa lebih menarik.

Jika suka fotografi, Anda bisa meletakkan kumpulan foto terbaik dengan bingkai yang sesuai warna lorong dinding rumah.

3. Pasang warna cat tebal bergaris

Jika Anda tak punya barang yang dapat dimanfaatkan atau karya untuk mengisi ruang kosong dalam lorong, manfaatkan saja dinding rumah Anda.

Ya, Anda bisa berkreasi di dinding rumah Anda dengan mengecat dinding memakai warna tebal dengan motif bergaris dari atas hingga bawah.

Warna yang bisa Anda pakai bisa hitam-putih, merah, atau biru tua bisa Anda manfaatkan pada lorong dinding rumah Anda.

4. Pasang cermin besar

Apakah saat ini Anda punya lorong rumah yang sempit? Anda bisa mengakali hal tersebut dengan memasang cermin besar.

Selain membuat ruang terasa lebih besar dari aslinya, cermin besar juga menambah fungsi estetika pada sebuah ruangan.

Maka dari itu, Anda bisa menggunakan cermin besar namun gunakan bentuk cermin yang sesuai dengan lorong di rumah Anda.

Setelah Pandemi, Desain Hunian Sekaligus Ruang Kerja Bakal Ngetren

Rentfix.com – Pandemi Covid-19 membuat pemilik rumah mengubah tata letak hunian mereka. Beberapa memanfaatkan sisa ruangan di dalam rumah menjadi ruang kerja pribadi. Bahkan ada yang membuat ruang kerjanya sendiri di ruangan khusus.

Pada awalnya orang-orang melihat kebutuhan akan ruang kerja di rumah hanya bersifat sementara sampai pandemi usai. Namun akhir-akhir ini, banyak orang yang mulai menyesuaikan dan menyiapkan diri untuk bekerja dari rumah secara permanen.

Meski begitu, satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah menjadikan ruangan tersebut bukan hanya sekadar ruangan kerja sementara selama pandemi, namun menjadi kantor permanen.

Rumah ke depannya diperkirakan harus berfungsi penuh untuk mendukung suasana kerja. Ruangan kerja sebaiknya didukung dengan perabot yang mendukung, seperti kursi, meja kerja, hingga pencahayaan yang sesuai.

“Mereka menginginkan ruangan khusus yang dipersonalisasi untuk kantor mereka,” kata CEO KB Home Jeff Mezger seperti dilansir dari Kompas.com dari laman Forbes, Sabtu (8/8/2020).

Mezger mengatakan, sebanyak 40 persen dari penduduk Amerika Serikat (AS) saat ini menerapkan imbauan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Bahkan baru-baru ini perusahaan raksasa teknologi Google mengizinkan karyawannya untuk bekerja dari rumah setidaknya hingga Bulan Juli 2021.

Selain itu, selama pandemi banyak orang yang mulai mencari cara untuk mendapatkan penghasilan secara mandiri tanpa harus menggantungkan diri pada perusahaan.

Untuk memenuhi permintaan ini, Mezger mengatakan pihaknya menyediakan paket home office yang mencakup area kerja dengan lemari built-in.

Kemudian paket kelistrikan yang ditingkatkan, outlet USB, outlet pengisian daya, koneksi data, pencahayaan khusus, jendela tambahan, area kedap suuara, dan lainnya.

Fitur-fitur ini, menurut Mezger berguna bagi para profeesional yang sering mengadakan rapat secara daring maupun bagi pelajar. Konsep hunian kantor ini diharapkan mulai diterapkan oleh para pengembang perumahan lainnya sebagai salah satu perubahan budaya.

Sektor Perumahan Diyakini Mampu Pulihkan Ekonomi

Rentfix.com – Kolaborasi berbagai entitas keuangan dan perumahan diyakini dapat mengakselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat ini menjadi fokus pemerintah untuk menggerakkan ekonomi dalam negeri. Potensi dan daya ungkit dari dua sektor tersebut, dinilai sangat besar terhadap perekonomian nasional.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, mengatakan, program PEN merupakan bagian dari kebijakan luar biasa yang ditempuh pemerintah untuk memitigasi dampak pandemi Covid-19.

Terutama, dampak terhadap ekonomi yang mengalami penurunan tajam akibat virus tersebut. Program PEN juga digelontorkan untuk industri perumahan mengingat dampak lanjutan yang besar dari akselerasi di sektor tersebut.

“Untuk itu, sektor perumahan perlu terus melakukan terobosan dan instrumen baru karena sektor ini punya multiplier effect terhadap 170 industri lainnya.

Kami harapkan dengan upaya tersebut dapat meningkatkan permintaan dari sektor lain sehingga mendorong pemulihan ekonomi,” jelas Suahasil dalam webinar bertajuk ‘Sinergi untuk Percepatan Pemulihan Sektor Perumahan‘ di Jakarta seperti dilansir dari Beritsatu, Rabu (29/7/2020).

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Eko D Heripoerwanto, menjelaskan, Kempupera telah menggelontorkan berbagai skema kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi, seperti subsidi selisih bunga (SSB), fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), dan bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT).

“Skema tersebut diberikan untuk mendongkrak industri perumahan subsidi di tanah air. Kami meyakini langkah strategis tersebut, akan mempercepat pemulihan sektor perumahan yang juga akan berpengaruh pada ekonomi nasional,” kata Eko.

Hingga kini, pemerintah memang telah memberikan berbagai stimulus untuk mendongkrak sektor perumahan. Stimulus tersebut diberikan untuk menggarap angka backlog perumahan di Indonesia sekaligus mengakselerasi program PEN.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Pahala Nugraha Mansury, menjelaskan, sebagai salah satu entitas perbankan dalam ekosistem perumahan ini, adanya keberpihakan pemerintah mulai dari aturan hingga penempatan dana negara menjadi angin yang segar.

“Kredit yang di alirkan Bank BTN, juga memiliki dampak ekonomi jangka panjang. Sebab, kredit tersebut akan menjadi tempat tinggal yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya itu, kredit yang disalurkan ke sektor perumahan pun akan memberikan multiplier effect terhadap sekitar 177 subsektor industri lainnya,” jelas Pahala.

Menurut Pahala, Bank BTN sendiri tercatat telah menerima dana negara sebesar Rp 5 triliun pada medio Juni 2020. Seluruh dana negara yang telah ditempatkan pemerintah tersebut, diprediksi akan terserap habis pada akhir Juli 2020. “Kami meyakini perseroan bisa menyalurkan total kredit sebesar Rp 15 triliun dari dana negara tersebut sebelum akhir September 2020,” tegasnya.

Pahala melanjutkan,hingga kini sektor perumahan di tanah air, baru memberikan kontribusi terhadap PDB Nasional sebesar 2,77 persen. Posisi tersebut jauh di bawah kontribusi properti di negara kawasan Asean lainnya yang berkisar 8 persen hingga 23 persen.

“Sehingga, kami berkomitmen akan terus mendukung pengembangan sektor perumahan. Apalagi di masa pandemi ini, rumah menjadi tempat berlindung paling aman bagi masyarakat Indonesia,” tandas Pahala.

Setelah PSBB, Permintaan Rumah Subsidi Meningkat

Rentfix.com – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ( BTN) Pahala N Mansury menyatakan optimismenya terkait industri perumahan selama pandemi.

Meski permintaan rumah secara umum mengalami penurunan sekitar 20-30 persen, namun permintaan rumah subsidi, justru cukup tinggi.

“Kami melihat bahwa sebetulnya yang namanya sektor perumahan selain merupakan kebutuhan dasar, sehingga tentunya perkonomian dibuka, maka permintaan akan perumahan akan meningkat,” kata Pahala saat seminar daring sperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (29/7/2020).

Hal ini terlihat sejak dilonggarkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Bulan Juni 2020. Berdasarkan data BTN, pada Bulan Mei, jumlah aplikasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah subsidi yang masuk ke BTN mencapai 7.430.

Jumlah ini mengalami peningkatan hingga 75 persen pada Bulan Juni hingga mencapai 12.981. Pahala menuturkan, dari total jumlah aplikasi yang masuk ke BTN, pihaknya hanya dapat memberikan persetujuan sebanyak 6.100 pada Bulan Mei dan 8.700 pada bulan selanjutnya. “Sayangnya yang bisa diakadkan hanya sebesar 5.871,” ucap dia.

Pahala berharap, permintaan hunian bakal kembali pulih pada Bulan Juli dan Agustus. “Mudah-mudahan pada Bulan Agustus kondisi sudah pulih baik untuk KPR subsidi atau KPR non-subsidi,” tutur dia.

Bangun Rumah Cuma 20 Hari, Ini Teknologi yang Digunakan

Rentfix.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung setiap inovasi di bidang teknologi yang digunakan untuk sektor perumahan dalam penyediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Salah satu inovasi teknologi tersebut adalah pembangunan rumah menggunakan Prima Wall System ( PWS).

Inovasi teknologi tersebut dikembangkan oleh PT Prima Graha Bangun Tunggal. “Prima Wall System (PWS) merupakan karya anak bangsa yang perlu diapresiasi dan dikembangkan,” ujar Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Aabdul Hamid dalam siaran pers seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (28/7/2020).

Menurut Khalawi, sistem PWS merupakan inovasi dalam pembangunan perumahan yang sangat dibutuhkan untuk mendapatkan proses pengerjaan hunian yang efisien.

Ditambah dengan kebutuhan rumah masyarakat Indonesia masih cukup tinggi dan diperlukan inovasi untuk menyukseskan Program Sejuta Rumah.

Dalam hal ini, Kementerian PUPR juga berharap sistem ini dapat terus dikembangkan, digunakan, serta diekspor, karena menyangkut industri turunannya. Terutama, pada saat Pandemi Covid-19 karena akan menyerap banyak tenaga kerja dalam produksinya.

“Inovasi pembangunan perumahan tersebut juga dapat digunakan sebagai alternatif bagi para pengembang dalam membangun rumah bagi masyarakat,” ujar Khalawi.

Sementara itu, Direktur PT Prima Graha Bangun Tunggal Joseph Adian Chandra menjelaskan mekanisme pembangunan rumah menggunakan sistem tersebut yang telah diuji secara 2D dan hasilnya baik, tidak retak, goyang, maupun miring.

Bahkan, proses pembangunan hunian menggunakan sistem PWS ini hanya membutuhkan waktu 20 hari untuk membangun rumah tipe 35. 

“Sedangkan anggarannya membutuhkan biaya Rp 99 juta,” imbuhnya. Joseph optimistis, sistem PWS akan menjadi alternatif bagi para pengembang untuk membangun rumah MBR, meskipun sudah ada produk serupa dari luar negeri yang menggunakan sistem tersebut.

Menurut Joseph, alangkah baiknya kalau produk bangunan menggunakan sistem PWS ini dimanfaatkan pengembang properti karena buatan dalam negeri serta berdampak positif bagi sektor properti.

Pembangunan rumah dengan menggunakan sistem PWS ini tidak perlu menggunakan kolom, melainkan hanya menggunakan ‘sirip’ untuk memperkuat bentangan dinding setiap 2,5 meter.

Sirip ini juga dapat dimodifikasi untuk dijadikan lemari atau penyekat antar ruangan. Pada bagian atas hanya dibutuhkan balok untuk mengikat semua bentangan dari PWS ini.

“Saat ini, PWS diaplikasikan untuk rumah tapak satu lantai. Tapi, tidak menutup kemungkinan PT Prima Graha Bangun Tunggal akan melaksanakan pengembangan lebih lanjut untuk pembangunan rumah setinggi dua atau tiga lantai atau rumah deret,” kata Joseph.

Lebih Baik Menunda atau Membeli Hunian Sekarang?

Rentfix.com – Colliers International Indonesia mencatat beberapa poin positif di tengah situasi pasar properti yang terdampak Pandemi Covid-19. Di antaranya adalah berkembangnya demand market (pasar permintaan). Hal ini karena ada banyak keuntungan bagi konsumen jika membeli properti sekarang. 

Saat kondisi pasar membaik pasca-pandemi, dan sektor properti pulih, maka harga pun diprediksi meningkat lebih signifikan. Jadi, menurut Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto, membeli properti sekarang bisa menjadi pertimbangan.

“Sekarang adalah good timing untuk membeli properti karena banyak kemudahan yang ditawarkan baik dari pengembang maupun perbankan,” ujar Ferry.

Selain itu juga, ada dukungan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang terus menurun sampai 4,5 persen sehingga tren bunga rendah di pasar akan sangat menguntungkan bila konsumen membeli properti saat ini.

Lebih jauh lagi, Ferry menambahkan, produk properti yang dekat dengan moda transportasi umum atau konsep Transit Oriented Development (TOD) semakin menarik untuk prospek jangka panjang.

Hal ini dipengaruhi perkembangan gaya hidup, yaitu time travel untuk kepastian waktu tempuh dengan transportasi publik yang nyaman sehingga jarak tidak menjadi kendala utama.

Sementara dari sisi supply, menurut Ferry, pengembang justru mendapat peluang untuk berinovasi dalam mengenalkan produknya. Penerapan prinsip new normal semakin memudahkan konsumen untuk memperoleh informasi tentang produk yang dibutuhkan, yaitu informasi lewat metode digital dengan kenyamanan akses hanya di ujung jari.

Informasi lengkap meliputi pengenalan produk, metode pemesanan, hingga promosi terkini dengan mudah dapat diakses konsumen melalui platform digital tersebut. Salah satu pengembang yang ikut serta dalam euforia ini adalah PT Adhi Commuter Properti (ACP).

Mereka secara intensif memperkenalkan LRT City Bekasi Green Avenue. Proyek ini mengadopsi konsep TOD yang terintegrasi berbagai moda transportasi umum di dalam kawasan termasuk LRT Jabodebek.

Menurut Project Director Green Avenue Indra Riyanto, efek pandemi ini tidak mengurangi minat masyarakat untuk memilih produknya. “Kami melihat situasi ini tidak mengurangi minat masyarakat, bahkan konsumen yang mencari hunian tetap milih yang berkonsep TOD,” kata Indra seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (28/7/2020).

LRT City Bekasi Green Avenue mencakup tiga menara terintegrasi langsung dengan Stasiun LRT Jatimulya, halte TransJakarta, dan exit toll Bekasi Timur. Indra menuturkan, tiga menara ini mencakup 41 lantai dengan peruntukan 34 lantai untuk hunian, tiga lantai mal, dan empat lantai parkir (885 lot).

Menara pertama berisi 736 unit, menara kedua 1.403 unit, dan menara ketiga 736 unit Dia mengklaim, LRT City Bekasi Green Avenue bukan sekadar menempel pada stasiun LRT dan halte TransJakarta.

ACP juga mengembangkan fasilitas park and ride yang memungkinkan masyarakat untuk memarkir kendaraan di area yang tersedia untuk selanjutnya meneruskan perjalanan menggunakan transportasi umum.

ACP mematok harga apartemen LRT City Bekasi Green Avenue ini mulai dari Rp 400 jutaan untuk tipe terkecil 42 meter persegi.

Perusahaan juga menawarkan gimmick uang muka atau down payment (DP) ringan, gratis biaya akad KPA, dan subsidi suku bunga.

LMAN: Inovasi Percepatan Pendanaan Lahan PSN

Rentfix.com – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) merupakan salah satu special mission vehicles (SMV) Kementerian Keuangan yang berbentuk BLU untuk mendukung optimalisasi manajemen aset negara  guna meningkatkan manfaat ekonomi dan sosial serta menggali potensi return on asset dan PNBP. 

Dalam menjalankan perannya LMAN melakukan aktivitas peningkatan status aset negara hingga pemasarannya, termasuk melakukan layanan konsultasi aset negara (advisory) kepada Kementerian/Lembaga/BLU dan instansi yang mengelola aset negara lainnya. “Selain itu, LMAN juga diberi mandat akselerator pembangunan infrastruktur melalui pendanaan pengadaan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN),” ujar Deputy Director Utilization Property I Yanuar Utomo kepada Rentfix.com

Pendanaan tanah PSN yang telah dilakukan hingga 13 Desember 2019 lalu direalisasikan pembayaran pengadaan tanah sebesar Rp 45,094 triliun untuk mendukung 69 proyek strategis nasional yang meliputi 38 ruas jalan tol, 22 bendungan dan 3 irigasi, 5 proyek jalur kereta, dan 1 pelabuhan dengan total jumlah 68.251 bidang dan luas 104.026.306 meter persegi.

Adapun jalan tol sebanyak 1.606 SHP atas 4.904 bidang tanah dan non jalan tol sebanyak 142 SHP atas 658 bidang tanah. Inovasi Percepatan Pendanaan Lahan tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu dokumen pembayaran dalam format soft copy, skema gerai layanan, penelitian administrasi on the spot, rekonsiliasi data dengan stakeholder (berkala) dan melalui aplikasi booking jadwal pendanaan tanah (online).

Berangkat dari hal di atas, LMAN melaksanakan pembayaran pembebasan lahan secara serentak untuk tiga PSN Bendungan di tiga kota, yaitu Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu, Bandar Lampung, serta Bendungan Tiga DIhaji, Kabupaten Oku Selatan Propinsi Sumatera Selatan. 

Mantan Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari yang kini menjabat sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan pernah mengatakan bahwa pelaksanaan pembayaran secara serentak adalah wujud dari upaya dan peran LMAN dalam percepatan pembangunan infrastruktur PSN.

Selanjutnya, Rahayu juga menambahkan, pembangunan infrastruktur PSN memerlukan tata kelola yang baik, oleh karena itu dalam proses pembayaran ini pula melibatkan beberapa lembaga dan verifikator untuk memastikan bahwa dana yang dibayarkan tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip-prinsip good corporate governance.

Ternyata Begini Trik yang Harus Dilakukan Pemilik Perkantoran Saat Pandemi Corona

Rentfix.com – Ketika pandemi Covid-19 mengganggu ekonomi global, hal ini juga berdampak pada ekonomi Indonesia. Seluruh sektor seperti properti pun terdampak. Selama beberapa minggu terakhir, para pelaku bisnis properti khususnya perkantoran telah bertahan di tengah situasi yang tidak pasti.

Ketika wabah semakin meluas, bagaimana seharusnya pengembang, investor, pemilik, hingga penyewa perkantoran di Indonesia menyiapkan diri untuk dampak jangka panjangnya? Tim Colliers telah merangkum beberapa peluang yang bisa diterapkan untuk mengatasi dampak jangka pendek.

Senior Director, Office Services Colliers International Indonesia Bagus Adikusumo menjelaskan, investor bisa lebih memanfaatkan teknologi digital. Misalnya menggunakan teknologi virtual reality untuk menawarkan propertinya kepada penyewa. Video VR dan pertemuan online dapat dilakukan tanpa perlu bertemu dengan orang secara fisik.

“Teknologi digital perlu diimplementasikan di sebagian besar wilayah, karena kita juga sekarang menghadapi era digitalisasi,” ucap Bagus seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (22/4/2020). Selain itu penggunaan material promosi digital juga bisa menjaga kegiatan branding tetap berjalan. Ini karena sebagian besar orang beralih ke situs web dan media sosial untuk mencari informasi.

Bagus menambahkan, kesulitan yang dihadapi penyewa saat ini tidak jauh dari apa yang dihadapi oleh pengembang dan investor. Rapat fisik dan kegiatan saat ini dilakukan dengan terbatas. Untuk itu, dia merekomendasikan para pengembang, investor, dan penyewa perkantoran untuk mencari peluang bekerja dari rumah dalam waktu lama hingga kondisi kembali normal.

Dampak jangka panjang Tak dimungkiri, protokol bekerja dari rumah selama pandemi diprediksi turut mengubah kebiasaan beberapa tempat kerja. Bisa jadi ke depannya, hal ini dianggap lumrah dan menjadi fenomenaa baru, Jika kebiasaan tersebut terjadi, tentu permintaan akan ruang kantor berkurang.

Para pemilik properti perlu mencari penyewa baru untuk menutupi kekosongan ruang yang ditinggalkan oleh penyewa lama. Untuk itu, Bagus menyarankan pengembang maupun pemilik perkantoran untuk menggunakan pendekatan baru guna menemukan target pasar baru. Selain itu pengembang juga harus kreatif serta menghasilkan produk inovatif yang sesuai dengan minat pasar.

Bagi penyewa, mereka perlu melakukan penghitungan ulang model bisnis baru untuk dapat meningkatkan efisiensi, dan meninjaunya setelah semuanya kembali normal. Efisiensi dapat dihitung antara pendapatan dan pengeluaran. Dengan demikian, untuk menyusun ulang strategi untuk jangka panjang, operasi dan keuangan harus benar-benar dihitung.

Perusahaan penyewa juga perlu memastikan mereka menyiapkan teknologi yang dibutuhkan bagi karyawan yang bekerja dari rumah, untuk memastikan kelangsungan bisnis. “Penyewa harus mulai menganalisis jumlah kepala mereka saat ini dan di masa depan untuk menghitung luasan ruang kantor yang sebenarnya dibutuhkan,” ucap Bagus seperti dilansir dari Kompas.com.

Bosan di Rumah? Yuk, Coba Virtual Ruang Digital Properti Rentfix

Virtual Ruang Digital Properti Rentfix, Cara Mudah Temukan Ruang Properti di Indonesia“.

Rentfix.com – Di masa pandemi saat ini masyarakat Indonesia tidak bisa lagi bebas untuk berpergian atau jalan-jalan saat hari libur tiba. Masyarakat sebagai kunci utama penyebaran virus corona penyebab Covid-19 ini pun harus menaati imbauan pemerintah untuk melakukan penjarakan fisik atau sosial, dan melakukan semua aktivitas dari rumah saja.

Baca Juga: Momen WFH, Rentfix Ajak Masyarakat Iklankan Properti Secara Gratis

Rasa bosan dan jenuh pun banyak dialami oleh mereka yang lebih kurang satu bulan ini melakukan segala aktivitas dari dalam rumah saja. Untuk itu, Rentfix menghadirkan program layanan digital yang memungkinkan masyarakat untuk menjelajah ruang properti meski harus dari dalam rumah. Program tersebut bernama fitur 360 Ruang Digitalisasi Rentfix yang dapat diakses di tautan ini.

Baca Juga: Bersama Para Mitra Tunjukkan Komitmen dalam Pelayanan Sewa Properti

Dalam program yang sudah diadakan sejak 27 September 2019 ini, masyarakat dapat menikmati beragam ruang properti yang dikemas dalam fitur 360 diantaranya ruang digital apartemen Puri Casablanca, The Padmayana, sedangkan untuk coworking space ada ruang digital Dreamhub, Urbanspace yang menyimpan ruang properti dengan memberi banyak fasilitas menarik. Semuanya dapat diakses secara gratis dan pastinya tetap dari dalam rumah.

Baca Juga: Dukung WFH, Ini Apartemen Yang Pas Buat Milenial

Anda dapat menyaksikan Ruang Digitalisasi tersebut dengan menggunakan teknologi fitur 360 Rentfix. Masyarakat seolah-olah ikut langsung dalam menyaksikan ruang properti yang sedang ditampilkan. Selain dalam format video, keindahan berbagai ruang properti tersebut juga bisa dinikmati lewat kumpulan hasil fotografi dalam listing yang memanjakan mata. Menariknya lagi, Anda juga dapat melakukan pasang properti gratis di Rentfix. Semua dilakukan di dalam rumah dan hanya mengandalkan gadget Anda.

Baca Juga: Generasi Milenial Lebih Senang Menyewa Dibandingkan Membeli Properti

Inilah mengapa program ini juga disebut sebagai Virtual Ruang Properti Rentfix. Liburan digital ini, disebut Rentfix sebagai cara termudah untuk menemukan ruang-ruang properti di Indonesia.