Jakarta Masuk di "Top Asian Cities for Real Estate Investment"

Jakarta-Skyline.jpg

Semakin hari, keberadaan Jakarta sebagai Ibukota Negara Indonesia, memang menunjukan potensi yang luar biasa di mata para pebisnis luar negeri. Hal itu bisa dilihat dari beberapa prediksi dan analisa yang dilakukan oleh konsultan asing terhadap Jakarta. Salah satu yang menarik adalah analisa dan prediksi dari apa yang telah dilakukan oleh Urban Land Institure & PWC, bahwa ternyata dengan adanya perkembangan Jakarta hingga saat ini, Kota Jakarta di prediksikan menjadi nomor 6 dalam posisi kota-kota yang paling favorite dalam pengembangan bisnis properti dibawah Bangalore, Ho Chi Mink City, Mumbai, Manila dan Shenzhen.

Mengamati apa yang terjadi dalam kota Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Sebenarnya bukan hanya Jakarta yang menarik menjadi salah satu lokasi favorit dunia, tapi Indonesia sendiri sudah beberapa kali-pun masuk dalam daftar Negara favorit dalam investasi properti. Seperti juga yang pernah di sampaikan oleh McKinsey Global Institute dalam Indonesia Economic Growth. Dalam paparannya yang selalu melihat Indonesia dalam kaca mata luas, jelas memberikan satu potensi yang luas biasa bagi Indonesia. Jika Jakarta masuk dalam kota dengan tujuan favorite ke 6, maka Indonesia dalam kurun waktu 2012 menuju 2030 meningkat cukup tinggi. Dari tahun 2012 posisi Indonesia masih berada di posisi nomor 16 dari Negara yang memiliki tingkat pertumbuhan tertinggi di dunia. Namun pada tahun 2030 prediski yang diberikan oleh McKensey justru meningkat cukup tinggi, dimana prediksinya pada tahun 2030 Indonesia akan berada di posisi ke-7 dari semua Negara yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia.

Memang bisa di katakan bahwa Jakarta sebagai sebuah barometer pertumbuhan properti di Indonesia tetap masih menjadi tujuan utama para pebisnis baik di dalam dan luar negeri ketika mereka ingin mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Namun kedepan, agaknya dengan adanya perubahan tren yang terjadi di Indonesia dari beberapa model bisnis di sektor properti sudah pasti pola dan mekanisme bisnis yang mesti dilakukan oleh pebisnis yang bermain di Jakarta mesti melakukan perubahan jika tidak akan ketinggalan dari pebisnis lainnya.

Agaknya apa yang dilakukan oleh Rentfix dengan model bisnis marketplace bidang sewa menyewa properti sudah tepat. Rentfix melihat besarnya potensi bisnis di sektor ini memang pada akhirnya tidak bisa di lihat secara sporadis, tetapi mesti dilihat secara global Indonesia. Sehingga dengan adanya aplikasi terbaru yang di munculkan guna mendukung perkembangan bisnis sewa menyewa properti pada akhirnya akan mempermudah pertemuan antara pengelola sewa, pemilik tempat dan tenant yang membutuhkan ruang usaha. Ini adalah strategi terbaik dalam bisnis sewa menyewa properti yang akan menintegrasikan semua pelaku bisnis ini dalam satu platform yang bernama Rentfix.