Inilah Sosok Ciputra di Mata Para Tokoh Properti

cpt.jpg

Sosok Ciputra merupakan salah satu senior yang berpengaruh dan dihormati.

Rentfix.com - Meninggalnya Ciputra memang menyisakan duka, namun kiprah dan namanya tetap dikenang, khususnya oleh mereka yang bergelut di bidang properti. Salah satunya adalah mantan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) periode 2013-2016, Eddy Hussy. Eddy mengatakan, Ciputra memegang peranan penting di organisasi yang pernah ia pimpin. Seperti diketahui, Ciputra juga merupakan salah satu pendiri organisasi yang menaungi para pengusaha real estat tersebut. "Beliau memberikan banyak pengalaman maupun kenang-kenangan buat REI buat pengembang dan tidak hanya di Jabodetabek, tapi di seluruh Indonesia," ucap Eddy kepada Kompas.com, Rabu (27/11/2019).

Dilansir dari Kompas.com, sosok Ciputra merupakan salah satu senior yang berpengaruh dan dihormati. Eddy bercerita, bagi mereka yang ingin mengajukan diri sebagai ketua umum dalam kepengurusan REI biasanya akan datang menemui Ciputra. Baca juga: Ciputra, Moral Bisnis, dan Sejumlah Mahakarya "Setiap orang yang mau maju ketua umum, kami datang ke senior atau pendahulu kami, termasuk Pak Ciputra. Itu yang utama, (Ciputra) selalu didatangi oleh semua yang mau menjadi ketua umum," ucap dia.

Sementara di bidang pembangunan kawasan, Ciputra dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab. Dia memberikan contoh bagi para pengembang khususnya dalam menjaga hubungan baik dengan konsumen. Hal lain yang ia kenang dari sosok yang berpulang di usia 88 tahun tersebut adalah perhatiannya terhadap lingkungan hingga fasilitas yang diberikan kepada konsumen. Salah satu yang ia ingat adalah bagaimana Ciputra selalu memerhatikan lingkungan hingga fasilitas yang diberikan kepada konsumen. Menurut Eddy, Ciputra juga selalu menekankan agar pengembang bertanggung jawab dengan apa yang mereka bangun.

Dengan cara ini, pengembang bisa mendapatkan kepercayaan sekaligus hubungan baik yang panjang dengan para konsumen. Selain Eddy, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah juga mengungkapkan hal serupa. Bahkan Junaidi berharap, ke depannya akan muncul sosok Ciputra baru yang mebawa perubahan di sektor properti. Menurutnya, nama besar Ciputra tak bisa dilepaskan dari kejeliannya dalam menciptakan hunian dan kota baru. "Sepatutnya beliau bisa dikatakan sebagai pendobrak ekonomi di sektor properti," ucap Junaidi.

Selain itu, Komisaris dan Founder Crown Group, Iwan Sunito mengungkapkan kehilangan yang ia rasakan akan kepergian Ciputra. Pertemuan terakhirnya dengan almarhum terjadi saat proses pengambilan foto untuk bukunya. Menurutnya, berpulangnya Ciputra merupakan kehilangan besar bagi Bangsa Indonesia. "Saya kira, bukan hanya saya dan keluarga besar Ciputra, namun seluruh bangsa Indonesia merasa kehilangan sosok yang humanis dan inspiratif seperti beliau," ucap Iwan.

Bagi dirinya, Ciputra bukan hanya sosok yang dikagumi, namun juga mentor. Iwan juga menyebut Pak Ci atau sebutan Ciputra sebagai persona yang meninggalkan banyak legacy. Bahkan, visinya pun tak lekang oleh waktu. Kontribusinya tak hanya di bidang pembangunan kawasan, tetapi juga dalam pengembangan kewirausahaan. Iwan menerangkan, andil bos properti ini patut diapresiasi.

"Kontribusi beliau dalam pengembangan kewirausahaan sungguh patut diberi apresiasi setinggi-tingginya," kata Iwan. Setali tiga uang dengan Iwan, CEO Elang Group Elang Gumilang mengenang Ciputra bukan hanya sebagai pengusaha properti. Ia mengungkapkan, pendiri Ciputra Group ini merupakan seorang role model. "Pak Ciputra bagi kami generasi penerus bangsa bukan sekadar pengusaha properti, akan tetapi inspirasi dan role model bagaimana seorang anak bangsa dengan segala keterbatasannya di waktu kecil dapat berprestasi bahkan menjadi inspirasi bangsa untuk maju dalam keadaan apapun," tutur Elang.

Dia menambahkan, kiprahnya dalam dunia pengembangan kawasan juga teruji dengan berbagai proyek. Ia menyebut, Ciputra merupakan individu yang dapat menyulap tempat-tempat yang awalnya tidak diperhatikan menjadi kawasan pariwisata berskala nasional dan menjadi kebanggan bangsa. Selain itu, Elang menyebut, sosok Ciputra sebagai orang yang teruji dalam menghadapi krisis pada tahun 1998 silam.

Kala itu, Ciputra tidak meninggalkan negeri ini dan tetap berkarya hingga akhir hayatnya. "Sikap patriot dan bertanggung jawab dalam menghadapi masalah, dalam keadaan apa pun," ucap dia. Sebelumnya diberitakan, Pendiri sekaligus pemilik Ciputra Group, Ciputra atau Tjie Tjin Hoan meninggal dunia di Singapura pada Rabu. Pengusaha properti itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 01.05 waktu Singapura.